Mengenal 3 Macam Metode Sterilisasi Alat Kesehatan

Sterilisasi alat kesehatan di rumah sakit, klinik dan pusat pelayanan kesehatan lainnya wajib dilakukan. Hal ini bertujuan untuk menjamin keamanan dan kenyamanan semua pihak baik dari dalam mupun dari luar akan kemungkinan bahaya infeksi silang. Pasalnya, rumah sakit merupakan salah satu tempat paling banyak terdapat mikroba atau mikro organisme berhamburan diberbagai sudut.

Prosedur sterilisasi alat kesehatan dilakukan pada semua alat medis yang digunakan kembali setelah tindakan. Alat – alat tersebut meliputi, alat bedah, instrumen, dan ala – alat lainnya yang digunakan berulang – ulang, termasuk juga pada perlengkapan lain seperti sarung bantal pasien dan sprei yang digunakan di tempat tidur pasien. Tidak hanya dicuci saja, namun harus disterilkan.

Metode Sterilisasi Alat Kesehatan

Sebagaimana kita ketahui, sterilisasi adalah proses menghilangkan mikro organisme patogen yang menempel pada satu benda dengan cara tertentu. Demikian pula untuk sterilisasi alat – alat kesehatan, juga terdapat beberapa metode yang digunakan.

1. Sterilisasi dengan cara direbus

sterilisasi alat kesehatan

Metode ini disebut dengan istilah “boile” yaitu dimasak atau direbus.  Cara sterilisasi alat kesehatan yang satu ini tergolong cukup sederhana dan tidak membutuhkan alat khusus. Hanya cukup dengan panci atau apa saja yang dapat digunakan untuk merebus alat – alat kesehatan. Walaupun tergolong sederhana, namun tetap terdapat SOP yang harus dijalankan dengan benar.

  • Pertama siapkan alat – alat kesehatan yang akan disterilisasi
  • Bersihkan dari kotoran organik yang menempel, sikat dan cuci bersih dengan desinfektan
  • Siapkan tempat untuk “boile”, jika sudah mendidih, masukkan alat kedalamnya hingga semua permukaan alat terendam
  • Tambahkan nitrat dan phenol masing – masing 1% dan 5 % ( hal ini bertujuan utnuk membunuh spora)
  • Rebus hingga 60 menit.

2. Sterilisasi dengan panas kering

sterilisasi alat kesehatan

Cara sterilisasi alat kesehatan juga bisa dilakukan dengan menggunakan panas kering dengan menggunakan alat yang serupa dengan oven. Alat ini sering disebut dengan dry heat sterilizer atau Sterilisator Kering. Alat sterilisasi ini bekerja dengan mengeluarkan panas di dalam ruangan dari radiasi infra merah bersuhu tinggi. Kuman dan bakteri akan terbakar karena oksidasi suhu tinggi di dalam ruangan.

  • Siapkan alat – alat yang disterilkan,
  • Cucui bersih dari kotoran organik yang menempel dan bersihkan dengan desinfektan, kemudian keringkan
  • Lakukan pengesetan apabila jumlah alat yang disterilkan cukup banyak, beri indikator pada alauminium foil untuk memudahkan.
  • Masukkan ke dalam sterilisator kering dan kemudian lakukan proses sterilisasi hingga selesai

3. Metode Sterilisasi Panas Uap Bertekanan

sterilisasi alat kesehatan

Selain direbus, ada juga metode yang cukup efektif dalam proses sterilisasi alat – alat kesehatan. Yaitu dengan cara dikukus di dalam tekanan tinggi. Metode ini dilakukan dengan menggunakan alat yang disebut autoclave. Harga alat sterilisasi yang satu ini merupakan yang paling mahal diantara kedua alat yang sudah kita ulas diatas. Biasanya Autoclave memiliki volume dan kapasitas tertentu. Berikut cara sterilisasi alat medis dengan Autoclave.

  • Kumpulkan alat – alat medis yang akan disterilkan
  • Bersihkan dari kotoran yang menempel dengan sikat dan cuci juga menggunakan desinfektan
  • Bungkus alat dengan menggunakan pembungkus kain atau kertas (pouch)
  • Masukkan ke dalam autoclave, air di dalam autoclave tidak boleh terlalu banyak hingga menyentuh alat di dalam sarangan
  • Tutup autoclave dan seting waktu sterilisasi dan jalankan

Selain tiga metode tersebut ada dua metode lagi yang bisa kita gunakan untuk sterilisasi alat medis atau alat akesehatan, namun hampir – hampir sama yaitu dengan cara dibakar langsung dengan api, dan yang berikutnya dikukus tanpa tekanan. Kedua metode tersebut menurut saya kurang efektif dibandingkan dengan panas kering dan panas uap bertekanan. Jadi alangkah lebih baik menggunakan metode sterilisasi panas kering dan panas uap dengan tekanan tinggi.

Baca juga : Cara menggunakan tensimter manual ternyata mudah